(e-RH) Mei 06 -- MENGHADAPI MUSUH

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
     Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 6 Mei 2015
Bacaan : Mazmur 3:1-9
Setahun: 2 Raja-Raja 14-15 Aku tidak takut
Nats: Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung
      aku. (Mazmur 3:7)

Judul:

                           MENGHADAPI MUSUH

  Ada pepatah mengatakan, "Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh
  terlalu banyak." Pasti banyak orang mengamini pepatah tersebut.
  Terlebih bagi kita orang Indonesia yang memprioritaskan hubungan
  baik dengan orang lain. Lalu, apa jadinya jika ternyata dalam
  kehidupan ini kita memiliki musuh?


  Daud pernah mengalami saat-saat ketika dirinya merasa memiliki
  banyak musuh (ay. 2). Bukan raja dan pasukan dari negeri lain yang
  menjadi musuh Daud, namun justru anak kandung dan rakyatnya sendiri
  yang menjadi musuhnya. Namun, Daud memberi respons yang benar ketika
  Absalom berikhtiar untuk merebut tahta dan membunuh ayahnya.


  Daud tidak tenggelam dalam ketakutan dan kesedihan. Sebaliknya, ia
  justru bermazmur dan berdoa dengan memberikan pengagungan kepada
  Tuhan (ay. 4). Daud juga mengerti bahwa Tuhan akan memberikan
  pertolongan dan jawaban atas semua masalah yang tengah ia hadapi
  (ay. 5). Oleh karenanya, ia tidak merasa takut terhadap berapa pun
  musuh yang ia hadapi (ay. 7); ia justru menunjukkan kasih kepada
  Absalom (2 Sam. 18:33).


  Bagaimana dengan kita? Apakah kita memiliki respons seperti Daud
  terhadap musuhnya? Atau, justru musuh kita membelenggu pikiran dan
  perasaan kita? Jika kita melakukan kehendak Tuhan, namun ada yang
  memusuhi kita, berapa pun jumlahnya, inilah saat yang tepat bagi
  kita untuk mendoakan mereka dan meminta Allah untuk memberikan
  pertolongan kepada kita. Dan, yang tidak kalah penting, kita tetap
  menunjukkan kasih kepada mereka. --Sugihendarto Pratama P /Renungan
  Harian

           TIDAK ADA ALASAN UNTUK TAKUT DAN MEMBENCI ORANG
                   YANG MEMUSUHI DAN MEMBENCI KITA.

Sumber : Yayasan Gloria

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel